Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dilaporkan menjalani tes medis di Ajax Amsterdam pada Rabu, 28 Januari 2026. Kepindahan pemain berusia 27 tahun tersebut ke klub raksasa Belanda itu semakin menguat setelah kesepakatan antara Ajax dan FC Dallas tercapai. Transfer ini menjadi langkah signifikan bagi Paes dan menegaskan posisinya di kancah sepak bola Eropa.
Menurut laporan media, Ajax Amsterdam telah mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk mendatangkan Maarten Paes secara permanen. Kesepakatan tersebut mencakup kontrak berdurasi tiga setengah tahun, yang akan mengikat Paes di Johan Cruijff ArenA hingga pertengahan tahun 2029. Biaya transfer yang dikeluarkan Ajax dilaporkan melebihi satu juta euro, sepadan dengan nilai pasar Paes yang ditaksir mencapai 1,5 juta euro menurut data Transfermarkt.
Proses Transfer dan Rencana Jangka Panjang Ajax
Proses administrasi dan penandatanganan kontrak Maarten Paes dikabarkan hampir rampung. Paes dijadwalkan terbang ke Belanda pada Rabu ini untuk menyelesaikan detail akhir dan menjalani pemeriksaan medis. Jika semua berjalan lancar, ia akan segera resmi menjadi bagian dari skuad Ajax.
Langkah Ajax merekrut Paes didasari oleh kebutuhan mendesak untuk memperkuat sektor penjaga gawang dalam jangka panjang. Posisi kiper utama saat ini ditempati oleh Vitezslav Jaros yang berstatus pinjaman dari Liverpool dan akan kembali ke klub asalnya setelah musim berakhir. Selain itu, kiper senior Remko Pasveer, yang kini berusia 42 tahun, diperkirakan akan pensiun setelah musim ini usai. Kehadiran Paes diharapkan dapat mengisi kekosongan tersebut dan menjadi solusi jangka panjang bagi lini pertahanan Ajax.
Peran Jordi Cruyff dalam Transfer Maarten Paes
Muncul spekulasi bahwa kepindahan Maarten Paes ke Ajax tidak lepas dari peran Jordi Cruyff, yang baru saja menjabat sebagai direktur teknik baru di Ajax. Sebagai direktur teknik, Cruyff memiliki pengaruh besar dalam kebijakan transfer klub. Keberadaannya di Ajax diduga menjadi salah satu faktor kunci yang memfasilitasi kepindahan Paes ke Belanda.
Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana, bahkan menyebut bahwa Jordi Cruyff mendatangkan Maarten Paes sebagai bagian dari strategi penguatan tim. “Ya seperti yang kalian tahu, Jordi Cruyff menjadi Dirtek Ajax dengan bayaran termahal dalam sejarah Ajax,” ujar Justinus Lhaksana. “Dan, karena jadi dirtek, Jordi Cruyff datangkan Maarten Paes, kiper kita pindah ke Ajax per hari Rabu, Maarten akan mendarat di Amsterdam weekend ini,” tambahnya.
Karier Maarten Paes dan Dampaknya bagi Timnas Indonesia
Maarten Paes, yang lahir di Belanda namun memilih membela Timnas Indonesia, telah menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia sempat bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS) dan menjadi salah satu pemain penting di klub tersebut.
Kepindahan ke Ajax bukan hanya menjadi momen penting bagi karier individu Paes, tetapi juga berdampak positif bagi Timnas Indonesia. Dengan bermain di level tertinggi sepak bola Belanda, diharapkan Paes dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi skuad Garuda di masa depan. Keputusan Ajax merekrut Paes menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain Indonesia dengan jalur karier yang stabil di Eropa.


